Berangkat kuliah ke luar negeri merupakan langkah besar yang membutuhkan persiapan matang. Setiap tahun, puluhan ribu mahasiswa Indonesia terbang ke Australia, Inggris, Kanada, Amerika Serikat, dan Selandia Baru untuk menempuh pendidikan tinggi. Berdasarkan data, tercatat lebih dari 60.000 warga Indonesia sedang menempuh studi di luar negeri. Australia memimpin sebagai destinasi terpopuler dengan sekitar 23.000 mahasiswa, diikuti oleh Inggris yang menampung hampir 6.000 mahasiswa Indonesia. Di Kanada, lebih dari 3.000 pemegang izin belajar berasal dari Indonesia, sedangkan di Selandia Baru jumlahnya mendekati 1.500 orang. Angka-angka ini menunjukkan betapa besarnya arus mobilitas akademik, sekaligus menyiratkan risiko ketika persiapan tidak dilakukan dengan cermat.
Proses persiapan tidak hanya sebatas mengurus visa dan tiket pesawat. Detail seperti pengaturan keuangan awal, kartu SIM lokal, atau pemeriksaan gigi sering kali di