Memilih tes bahasa Inggris untuk studi ke luar negeri adalah salah satu keputusan paling awal — dan paling membingungkan — yang harus diambil pelajar Indonesia. IELTS, TOEFL, dan PTE Academic semuanya diakui secara internasional, tapi masing-masing punya karakteristik, format, dan tingkat penerimaan yang berbeda-beda tergantung negara tujuan. Satu kesalahan pilih bisa berarti harus tes ulang, keluar biaya tambahan, dan mundurnya timeline aplikasi.
Artikel ini akan mengupas tuntas perbedaan ketiga tes tersebut dari sudut pandang pelajar Indonesia: biaya di Indonesia, format ujian, tingkat penerimaan di Australia/Inggris/Selandia Baru/Singapura/Malaysia, serta tips memilih tes yang paling cocok dengan gaya belajar dan kekuatan bahasa Inggrismu.
Perbandingan Singkat: Format, Durasi, Biaya
| Aspek | IELTS Academic | TOEFL iBT | PTE Academic |
|---|---|---|---|
| Penyelenggara | British Council / IDP | ETS (Educational Testing Service) | Pearson |
| Format | Paper-based & Computer-based | Computer-based (100% online) | Computer-based (100% online) |
| Durasi total | ~2 jam 45 menit | ~2 jam | ~2 jam |
| Komponen | Listening, Reading, Writing, Speaking | Listening, Reading, Writing, Speaking | Speaking & Writing, Reading, Listening |
| Speaking | Face-to-face dengan examiner | Rekaman via komputer | Rekaman via komputer |
| Skor | 0-9 (band) per komponen | 0-30 per komponen, total 0-120 | 10-90 per komponen |
| Masa berlaku | 2 tahun | 2 tahun | 2 tahun |
| Biaya di Indonesia | Rp 3.150.000 | USD 205 (~Rp 3.280.000) | USD 215 (~Rp 3.440.000) |
| Hasil keluar | 13 hari (paper) / 3-5 hari (computer) | 4-8 hari | 1-5 hari (biasanya 24 jam) |
Penerimaan Berdasarkan Negara Tujuan
Ini adalah faktor paling kritis. Tidak semua tes diterima secara merata di setiap negara.
Australia
- ✅ IELTS Academic: Diterima di semua universitas dan untuk semua visa (termasuk visa pelajar subclass 500 dan visa 485)
- ✅ PTE Academic: Diterima di semua universitas Go8 dan mayoritas universitas lain. Juga diterima oleh Department of Home Affairs untuk keperluan visa
- ✅ TOEFL iBT: Diterima di sebagian besar universitas, tapi tidak diterima untuk visa application setelah 2024 — kamu tetap butuh IELTS atau PTE untuk visa
Rekomendasi untuk Australia: IELTS atau PTE. Jika targetmu universitas Go8 + PR pathway, PTE sering menjadi favorit pelajar Indonesia karena hasil lebih cepat dan computer-based scoring dianggap lebih objektif.
Inggris (UK)
- ✅ IELTS Academic / IELTS for UKVI: Standar emas. IELTS for UKVI wajib untuk visa Tier 4 (Student visa)
- ⚠️ PTE Academic: Diterima oleh 99% universitas UK, tapi untuk keperluan visa, pastikan kamu ambil PTE Academic UKVI
- ⚠️ TOEFL iBT: Diterima oleh mayoritas universitas, tapi tidak diterima oleh UK Visas and Immigration (UKVI) untuk visa application
Rekomendasi untuk UK: IELTS for UKVI. Paling aman. UKVI spesifik dan ketat — jangan ambil risiko dengan tes yang tidak diterima UKVI.
Selandia Baru
- ✅ IELTS Academic: Diterima universal
- ✅ PTE Academic: Diterima luas
- ✅ TOEFL iBT: Diterima di universitas, tapi cek persyaratan visa terbaru
Singapura
- ✅ IELTS Academic: Diterima di NUS, NTU, SMU, dan semua institusi utama
- ✅ TOEFL iBT: Diterima luas — banyak pelamar dari Indonesia yang menggunakan TOEFL untuk aplikasi ke Singapura
- ✅ PTE Academic: Diterima, tapi adopsinya lebih rendah dibanding IELTS/TOEFL
Malaysia
- ✅ IELTS Academic: Diterima di semua universitas — UM, UKM, USM, UPM, UTM
- ✅ TOEFL iBT: Diterima
- ⚠️ PTE Academic: Diterima di sebagian besar, tapi cek per universitas
Konversi Skor: IELTS ↔ TOEFL ↔ PTE
| IELTS | TOEFL iBT | PTE Academic | Level CEFR |
|---|---|---|---|
| 9.0 | 118-120 | 89-90 | C2 |
| 8.0 | 110-114 | 84-88 | C1 |
| 7.5 | 102-109 | 76-83 | C1 |
| 7.0 | 94-101 | 66-75 | B2 |
| 6.5 | 79-93 | 58-65 | B2 |
| 6.0 | 60-78 | 50-57 | B2 |
| 5.5 | 46-59 | 42-49 | B1 |
Patokan umum untuk admissions:
- Universitas top (Oxbridge, Go8, NUS): IELTS 7.0 – 7.5 / TOEFL 100+
- Universitas mid-tier: IELTS 6.5 / TOEFL 79-93 / PTE 58-65
- Program pathway/foundation: IELTS 5.5 – 6.0
Profil Pelajar: Tes Mana yang Cocok untukmu?
Kamu cocok pilih IELTS Academic jika:
- ✅ Kamu nyaman berbicara langsung dengan orang (face-to-face speaking)
- ✅ Writing kamu kuat — tugas menulis esai terstruktur adalah kekuatanmu
- ✅ Kamu lebih suka membaca di kertas (paper-based option)
- ✅ Kamu target UK — IELTS for UKVI adalah pilihan paling aman
- ✅ Tersedia banyak tempat tes di kotamu — IELTS punya jaringan terluas di Indonesia (Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Bali, dll)
Kamu cocok pilih PTE Academic jika:
- ✅ Kamu kurang nyaman berbicara langsung dengan examiner — speaking via komputer terasa lebih rileks
- ✅ Kamu butuh hasil cepat (1-2 hari)
- ✅ Targetmu Australia atau Selandia Baru — PTE sangat populer di kalangan pelajar Indonesia yang ke Australia
- ✅ Kamu kuat di listening dan speaking terintegrasi — banyak tugas PTE menggabungkan skill
- ✅ Kamu familiar dengan format computer-based test
Kamu cocok pilih TOEFL iBT jika:
- ✅ Targetmu Amerika Serikat atau Singapura
- ✅ Kamu familiar dengan format listening panjang + note-taking (kuliah akademik)
- ✅ Writing kamu oke dengan format typing — semua tasks diketik
- ⚠️ Tapi ingat: TOEFL tidak diterima untuk visa Australia atau UK. Jika targetmu dua negara itu, jangan ambil TOEFL.
Strategi Belajar untuk Masing-masing Tes
IELTS Preparation
- Fokus pada format Writing Task 1 & 2: Task 1 (deskripsi grafik/diagram) adalah tantangan unik IELTS
- Latihan speaking face-to-face: cari partner atau tutor untuk simulasi interview
- Listening: biasakan dengan aksen British, Australia, dan internasional (bukan hanya American)
- Sumber latihan gratis: British Council practice tests, IELTS Liz, IELTS Advantage (YouTube)
PTE Academic Preparation
- Fokus pada speaking terintegrasi: tasks seperti “Read Aloud” dan “Repeat Sentence” membutuhkan latihan khusus
- Pelajari scoring algoritma PTE: sistem AI yang menilai pronunciation, oral fluency, dan spelling — beda dengan human examiner
- Gunakan template untuk writing: PTE writing lebih terstruktur dan template-friendly dibanding IELTS
- Sumber latihan: Pearson official practice tests, APEUni, PTE Tutorials
TOEFL iBT Preparation
- Fokus pada academic listening & note-taking: kuliah 3-5 menit diikuti pertanyaan detail
- Latihan integrated speaking: membaca + mendengar → merespons lisan (format unik TOEFL)
- Writing: typing speed penting — kedua tasks harus diketik dalam waktu terbatas
- Sumber: ETS official guide, TST Prep, Magoosh TOEFL
Berapa Kali Boleh Tes Ulang?
Ketiga tes memperbolehkan tes ulang tanpa batasan, dengan jeda minimal:
| Tes | Jeda Minimal Antar Tes |
|---|---|
| IELTS | Tidak ada jeda resmi (bisa tes besoknya), tapi disarankan 1-2 minggu |
| TOEFL iBT | 3 hari |
| PTE Academic | 5 hari |
Fakta Unik untuk Pelajar Indonesia
IELTS di Indonesia
Indonesia punya jaringan IELTS terbesar di Asia Tenggara setelah India. British Council dan IDP mengelola puluhan lokasi tes di seluruh nusantara. Biaya Rp 3.150.000 adalah yang paling terjangkau di antara ketiga tes — dan banyak pelajar Indonesia yang sudah familiar dengan format IELTS sejak SMP/SMA.
Fenomena PTE “Boost”
Di kalangan pelajar Indonesia yang menargetkan Australia, PTE menjadi semakin populer karena persepsi bahwa scoring algorithm-nya lebih “mudah” — terutama untuk speaking. Realitanya: PTE memang lebih objektif (tidak ada subjektivitas examiner), tapi bukan berarti lebih mudah. Beberapa aspek PTE (seperti “Repeat Sentence” dan “Write from Dictation”) justru menuntut akurasi sangat tinggi. Jangan pilih PTE hanya karena “katanya lebih gampang.”
LPDP dan Persyaratan Bahasa Inggris
Penerima beasiswa LPDP wajib memenuhi skor minimal bahasa Inggris. Untuk tujuan Australia/UK/Selandia Baru, LPDP menerima IELTS, TOEFL iBT, dan PTE Academic. Pastikan kamu cek skor minimal yang diminta LPDP untuk universitas tujuanmu — biasanya IELTS 6.5 atau setara.
Artikel terkait:
- Baca: Ielts Vs Toefl Vs Pte Which Test
- Baca: Ielts Vs Toefl Vs Pte Which Test
- Baca: Ielts Vs Toefl Vs Pte Which Test
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Pertanyaan: Berapa skor minimal IELTS untuk visa pelajar Australia? Jawaban: Untuk visa Subclass 500, minimal IELTS 5.5 overall (atau 5.0 + ELICOS course). Tapi universitas biasanya meminta 6.0 – 6.5 untuk admissions. Jangan hanya mengejar minimum visa — pastikan kamu memenuhi syarat universitas.
Pertanyaan: Apakah LPDP menerima semua jenis tes? Jawaban: LPDP menerima IELTS Academic, TOEFL iBT, dan PTE Academic. Skor minimal bervariasi tergantung universitas dan negara tujuan. Cek panduan LPDP terbaru di lpdp.kemenkeu.go.id.
Pertanyaan: Lebih baik tes di Jakarta atau di kota lain? Jawaban: Tidak ada perbedaan scoring. Semua lokasi tes mengikuti standar internasional yang sama. Pilih yang paling nyaman secara logistik.
Pertanyaan: Kalau saya gagal di satu bagian (misal Writing) tapi bagian lain bagus, bisa retake sebagian saja? Jawaban: IELTS sekarang punya fitur One Skill Retake — kamu bisa mengulang satu komponen saja (tersedia di lokasi tertentu). TOEFL dan PTE belum punya fitur ini. Cek ketersediaan One Skill Retake di lokasi tesmu.
Mengapa UNILINK?

UNILINK adalah agen pendidikan terdaftar MARA dengan konsultan bersertifikasi QEAC yang sudah membantu ribuan pelajar Indonesia dari pemilihan tes bahasa Inggris hingga keberangkatan. Kami bisa membantu:
- Menentukan target skor yang realistis berdasarkan universitas tujuanmu
- Menyusun timeline persiapan tes + aplikasi universitas
- Memberikan rekomendasi sumber belajar dan strategi
Masih bingung mau ambil tes yang mana? Chat dengan konsultan UNILINK di sudut kanan bawah — gratis, tanpa komitmen.